fbpx
Ada Pertanyaan ?
+62 857-4550-9992

  • Home
  • Article
  • SDM
  • Menjaga Stabilitas Sdm Untuk Mencegah Kemunduran Akan Adanya Digitalisasi

Menjaga Stabilitas Sdm Untuk Mencegah Kemunduran Akan Adanya Digitalisasi

chaakra By  January 25, 2024 1 351

          SDM atau Sumber Daya Manusia adalah suatu potensi yang dimiliki oleh setiap orang untuk mewujudkan sesuatu sebagai makhluk sosial. Atau sumber daya manusia yaitu kemampuan daya pikir dan daya fisik yang dimiliki seorang individu dan berprilaku dipengaruhi oleh keturunan maupun lingkungannya serta bekerja karena termotivasi oleh keinginannya untuk memenuhi kepuasannya.

          Digitalisasi dapat memiliki berbagai dampak pada Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk potensi kemunduran. Berikut adalah beberapa ciri-ciri kemunduran SDM akibat digitalisasi:

  1. Keterampilan Tertentu Ketinggalan: Ketika teknologi mengubah cara kerja di suatu industri, orang yang tidak memperoleh keterampilan baru yang relevan dengan teknologi tersebut dapat tertinggal. Mereka mungkin tidak mampu mengikuti perkembangan industri dan kehilangan daya saing.
  2. Resistensi Terhadap Perubahan: Beberapa individu mungkin menunjukkan resistensi terhadap digitalisasi dan teknologi baru. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dengan perubahan dan enggan untuk belajar keterampilan baru yang dibutuhkan, yang dapat mengakibatkan kemunduran dalam produktivitas dan kinerja.
  3. Kurangnya Penyesuaian Diri: Orang yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi mungkin mengalami kemunduran. Mereka mungkin kesulitan dalam menggunakan alat dan sistem baru, atau bahkan dalam berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan yang semakin terhubung secara digital.
  4. Ketidakpastian Pekerjaan: Digitalisasi bisa mengubah lanskap pekerjaan dengan cepat. Orang yang tidak memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan ini mungkin mengalami ketidakpastian pekerjaan atau bahkan kehilangan pekerjaan mereka secara keseluruhan.
  5. Kurangnya Keterampilan Kolaborasi: Di era digital, kolaborasi seringkali dilakukan melalui platform online dan alat komunikasi digital. Orang yang tidak memiliki keterampilan kolaborasi dalam lingkungan digital mungkin mengalami kesulitan dalam bekerja sama dengan rekan-rekan mereka secara efektif.
  6. Ketergantungan pada Teknologi: Terlalu bergantung pada teknologi juga bisa menjadi ciri kemunduran. Orang yang tidak mampu menggunakan teknologi dengan bijak, atau yang terlalu bergantung pada otomatisasi tanpa memahami proses di baliknya, mungkin menemukan diri mereka kesulitan saat teknologi mengalami gangguan atau kegagalan.
  7. Ketidakmampuan dalam Mengelola Informasi: Dalam era digital, akses terhadap informasi sangat penting. Orang yang tidak mampu mengelola informasi dengan efisien, termasuk memilah dan menyaring informasi yang relevan dari banjir informasi yang tersedia, mungkin mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan yang tepat.

 

 

          Kemunduran SDM dapat memiliki dampak negatif yang signifikan bagi perusahaan dan individu, antara lain:

Dampak Negatif bagi Perusahaan:

  1. Menurunnya Produktivitas: Ketika SDM mengalami kemunduran, produktivitas perusahaan cenderung menurun karena karyawan tidak dapat menjalankan tugas mereka dengan efisien atau efektif.
  2. Kehilangan Keunggulan Bersaing: Perusahaan yang memiliki SDM yang tidak berkembang dengan baik akan kesulitan untuk bersaing dengan pesaingnya yang memiliki karyawan yang lebih terampil dan terampil dalam menggunakan teknologi baru.
  3. Biaya Pelatihan dan Pengembangan: Perusahaan mungkin perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pelatihan dan pengembangan karyawan yang mengalami kemunduran agar mereka dapat memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan.
  4. Ketidakstabilan Organisasi: Kemunduran SDM dapat menyebabkan ketidakstabilan di organisasi, termasuk fluktuasi karyawan, konflik internal, dan kesulitan dalam mencapai tujuan perusahaan.
  5. Reputasi Buruk: Jika kemunduran SDM mengakibatkan penurunan kualitas produk atau layanan, hal ini dapat merusak reputasi perusahaan di mata pelanggan dan mitra bisnis.

Dampak Negatif bagi Individu:

  1. Penghambatan Kemajuan Karir: Individu yang mengalami kemunduran SDM mungkin menghadapi hambatan dalam kemajuan karir mereka karena kurangnya keterampilan atau kompetensi yang diperlukan.
  2. Stres dan Ketidakpuasan Kerja: Jika karyawan merasa tidak mampu menjalankan tugas mereka dengan baik karena kurangnya keterampilan atau pengetahuan, hal ini dapat menyebabkan stres dan ketidakpuasan kerja.
  3. Kurangnya Kemandirian: Karyawan yang mengalami kemunduran SDM mungkin merasa kurang percaya diri dalam melakukan tugas-tugas mereka, yang dapat menghambat motivasi dan inisiatif.
  4. Penurunan Gaji atau Promosi: Karyawan yang tidak mampu memenuhi harapan kinerja perusahaan karena kemunduran SDM mereka mungkin mengalami penurunan gaji atau kesempatan promosi yang lebih rendah.
  5. Resiko Pemutusan Hubungan Kerja: Jika kemunduran SDM menyebabkan kinerja yang tidak memadai, individu tersebut mungkin menghadapi risiko pemutusan hubungan kerja atau pengurangan jam kerja.

          Penting bagi perusahaan dan individu untuk mengidentifikasi dan mengatasi kemunduran SDM dengan segera untuk mencegah dampak negatif yang lebih lanjut. Pelatihan dan pengembangan keterampilan, dukungan manajemen yang efektif, dan budaya kerja yang mendukung pertumbuhan dan inovasi dapat membantu mengatasi kemunduran SDM dan mendorong kesuksesan baik bagi perusahaan maupun individu.

 

         Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk menjaga stabilitas SDM:

  1. Pendidikan dan Pelatihan Berkelanjutan: Menyediakan program pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi karyawan agar mereka dapat terus mengembangkan keterampilan mereka sesuai dengan tuntutan teknologi baru yang muncul akibat digitalisasi.
  2. Penilaian Kebutuhan Keterampilan: Melakukan penilaian secara teratur terhadap kebutuhan keterampilan baru yang diperlukan dalam lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi. Hal ini membantu dalam merencanakan program pelatihan yang tepat.
  3. Kolaborasi antara Tim dan Departemen: Mendorong kolaborasi antara berbagai tim dan departemen di dalam organisasi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menghadapi perubahan teknologi.
  4. Promosi Budaya Pembelajaran: Membangun budaya perusahaan yang mendorong pembelajaran dan inovasi. Ini termasuk memberikan penghargaan bagi karyawan yang aktif dalam meningkatkan keterampilan mereka.
  5. Fleksibilitas dan Adaptabilitas: Mendorong fleksibilitas dan adaptabilitas di antara karyawan. Mereka perlu merasa nyaman dengan perubahan dan siap untuk menghadapi tantangan baru.
  6. Dukungan Psikologis: Memberikan dukungan psikologis kepada karyawan yang mungkin merasa cemas atau tidak yakin menghadapi perubahan yang terjadi akibat digitalisasi. Ini dapat dilakukan melalui program kesejahteraan karyawan dan konseling.
  7. Pemimpin yang Berdaya: Memastikan bahwa pemimpin di semua tingkatan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk memimpin dalam era digital. Mereka harus menjadi contoh yang baik dalam menanggapi perubahan dan menginspirasi karyawan untuk beradaptasi.
  8. Pengakuan dan Reward: Memberikan pengakuan dan reward kepada karyawan yang berhasil menyesuaikan diri dengan perubahan dan berhasil berkontribusi dalam lingkungan kerja yang semakin terdigitalisasi.
  9. Monitoring dan Evaluasi: Melakukan monitoring dan evaluasi secara teratur terhadap program-program yang telah diimplementasikan untuk memastikan efektivitasnya dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

          Dengan mengambil langkah-langkah ini, perusahaan dapat menjaga stabilitas SDM dan mencegah kemunduran akibat digitalisasi dengan memastikan bahwa karyawan memiliki keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk berhasil dalam lingkungan kerja yang semakin terhubung secara digital.

          Mengapa SDM masih dianggap penting di era sekarang berikut alasannya :

Tenaga manusia memiliki kelebihan yang tidak dapat disamai oleh komputerisasi dalam beberapa aspek, termasuk:

  1. Kreativitas: Manusia memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan menghasilkan solusi baru untuk masalah yang kompleks. Meskipun kecerdasan buatan (AI) dapat membantu dalam beberapa tugas kreatif, kemampuan untuk menghubungkan ide-ide secara intuitif dan menciptakan sesuatu yang baru masih menjadi domain manusia.
  2. Penyesuaian terhadap situasi: Manusia dapat menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan konteks dengan cepat dan fleksibel. Mereka memiliki kemampuan untuk memahami nuansa sosial, budaya, dan kontekstual yang sulit dipahami oleh komputer.
  3. Empati dan kepekaan interpersonal: Manusia memiliki kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain serta bereaksi dengan empati. Hal ini sangat penting dalam berbagai bidang seperti layanan kesehatan, layanan pelanggan, dan manajemen.
  4. Keputusan moral dan etis: Manusia dapat mempertimbangkan nilai-nilai moral dan etika dalam pengambilan keputusan. Meskipun AI dapat membantu dalam menganalisis data, memprediksi hasil, dan memberikan rekomendasi, kemampuan untuk menimbang implikasi etis dari tindakan tetap menjadi tanggung jawab manusia.
  5. Fleksibilitas dalam pembelajaran dan adaptasi: Manusia memiliki kemampuan untuk terus belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan tuntutan pekerjaan. Mereka dapat memperoleh keterampilan baru dan menyesuaikan diri dengan teknologi yang berkembang dengan cepat.
  6. Intuisi dan penalaran abstrak: Manusia dapat menggunakan intuisi dan penalaran abstrak untuk memecahkan masalah yang kompleks, bahkan ketika informasi yang tersedia terbatas atau tidak pasti. Ini memungkinkan manusia untuk menemukan solusi yang tidak selalu terlihat secara langsung dari data yang tersedia.

          Meskipun komputerisasi dan kecerdasan buatan telah mengubah banyak aspek kehidupan dan pekerjaan, kehadiran manusia tetap penting dalam banyak konteks, terutama di bidang-bidang di mana kemampuan unik manusia diperlukan untuk memahami, merasakan, dan berinteraksi dengan dunia yang kompleks dan beragam.

1 Comment

  • zoritoler imol June 13, 2024

    Hey, you used to write fantastic, but the last few posts have been kinda boring?K I miss your tremendous writings. Past few posts are just a little out of track! come on!

Make a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *