fbpx
Ada Pertanyaan ?
+62 857-4550-9992

  • Home
  • Article
  • Ekonomi
  • Apa Faktor Utama Pemain Bola Dihargai Cukup Mahal ? Ini Penjelasan Ekonomi-Nya

Apa Faktor Utama Pemain Bola Dihargai Cukup Mahal ? Ini Penjelasan Ekonomi-Nya

chaakra By  April 9, 2024 1 454

           Halo Sahabat Chaakra, jika memperhatikan dunia olahraga, sudah pasti tidak asing dengan sepak bola, tidak terkecuali dengan para pemain di dalamnya. Dalam beberapa liga sepak bola terkenal, kita sering kali melihat para pemainnya dibayar dengan harga yang relatif tinggi. Tetapi, apa sebenarnya yang membuat harga mereka semakin tahun semakin tinggi? Dalam artikel ini, kita akan sedikit mengupas mengenai penjelasan ekonomi apa faktor utama penyebab pemain bola dihargai cukup mahal.

Kontribusi Ekonomi Liga Sepak Bola

         Pertandingan sepak bola telah menjadi kekuatan utama dalam perekonomian global, dengan nilai pasar mencapai $1,833 miliar pada tahun 2019. Nilai tersebut semakin tahun akan semakin meningkat dengan pertumbuhan rata-rata mencapai 18,3% per tahunnya. Popularitas sepak bola yang mencapai lebih dari 4 miliar penggemar dan pemain di seluruh dunia menjadi pendorong utama, membuka peluang bisnis luas dalam pemasaran, periklanan, teknologi, dan pariwisata.

          Kegiatan sepak bola di seluruh dunia memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Beberapa liga sepak bola terkenal seperti Liga Inggris, La Liga Spanyol, Bundesliga Jerman, Serie A Italia dan Ligue 1 Prancis telah memberikan kontribusi ekonomi yang besar. Mengutip laporan Football Money League 2023 keluaran Deloitte, sebuah perusahaan internasional di Inggris menyatakan bahwa liga-liga terkenal seperti Liga Inggris, Bundesliga Jerman, La Liga Spanyol, Serie A Italia, dan Ligue 1 Prancis telah menghasilkan €17,2 miliar pada 2021-2022. Angka ini merupakan rekor tertinggi, melampaui angka acuan sebelum pandemi, yakni sebesar €17 miliar pada tahun 2018-2019.

Sumber Pendapatan Liga Sepak Bola

          Pendapatan klub sepak bola sendiri berasal dari berbagai sumber seperti broadcasting, merchandise, commercial dan transfer pemain. Pendapatan dari broadcasting (penyiaran) menghasilkan dana dari penjualan hak siar pertandingan ke stasiun televisi lokal, nasional, dan internasional. Penjualan merchandise, seperti jersey, kaos, dan barang-barang lainnya, juga menjadi sumber pendapatan yang penting bagi klub. Sedangkan commercial (komersial) mencakup penjualan merchandise klub serta berbagai kesepakatan sponsor dan iklan yang mencakup branding dan promosi klub. Keseluruhan pemasukan klub sepak bola yang berasal dari berbagai sumber merupakan faktor vital dalam menjaga keberlangsungan finansial dan kesuksesan klub.

          Berdasarkan data dari Deloitte Money Leauge 2023, Liga Inggris telah menjadi liga dengan pendapatan tertinggi pada musim 2021/2022, dengan total pendapatan mencapai €6.442 juta atau setara dengan 110,76 triliun rupiah. Pendapatan tersebut terbagi menjadi €2.053 juta atau setara dengan 35,30 triliun rupiah yang berasal dari commercial, €3.488 juta atau setara dengan 59,97 triliun rupiah yang berasal dari broadcasting, dan €901 juta atau 15,49 tirliun rupiah dari matchday. Liga Spanyol atau LaLiga menempati posisi kedua dengan pendapatan sebesar €3.277 juta atau setara dengan 56,34 triliun rupiah pada musim 2021/2022. Sementara Bundesliga atau Liga Jerman mencatatkan pendapatan sebesar €2.586 juta atau setara dengan 44,46 triliun rupiah, menjadikannya sebagai yang terbesar ketiga. Serie A atau Liga Italia memperoleh pendapatan sebesar €2.350 juta atau setara dengan 40,41 triliun rupiah, sementara Liga 1 Prancis mengumpulkan pendapatan sebesar €1.607 juta atau setara 27,63 triliun rupiah pada periode yang sama.

          Selain 3 (tiga) hal diatas terdapat satu chanel lain yang juga menjadi pendapatan klub sepakbola, yaitu pendapatan dari transfer pemain

          Berdasarkan gambar 2 di atas, dapat dilihat bahwa posisi pemain sepak bola di dalam lapangan menentukan harga transfer pemain sepak bola. Dalam kurun waktu 2020-2023, posisi forwarder (pemain depan) memiliki rata-rata harga transfer tertinggi dibandingkan dengan posisi midfielder (pemain tengah) maupun defender (pemain belakang). Berdasarkan gambar 2, rata-rata harga transfer posisi forwarder untuk 5 liga terkenal dunia adalah €99,45 juta, nominal tersebut lebih tinggi daripada harga transfer untuk posisi midfielder yang memiliki nominal harga transfer sebesar €98 juta dan posisi defender sebesar €75 juta. Forwarder memiliki kemampuan dalam mencetak gol dan menciptakan peluang, midfielder  bertanggung jawab atas mengatur permainan serta menghubungkan lini serang dan bertahan. Sementara itu, defender memiliki peran vital dalam menjaga pertahanan tim. Transfer forwarder dalam sepak bola cenderung lebih mahal karena potensi gol yang tinggi sehingga meningkatkan reputasi klub dan menyenangkan suporter.

Faktor Penyebab Terjadinya Tranfer Pemain Sepak Bola

          Dalam konteks ekonomi, kegiatan sepak bola di dunia mencerminkan dinamika pasar transfer pemain yang kompleks. Penilaian klub terhadap pemain tergantung pada dampak yang diharapkan pada kinerja tim atau keuntungan klub. Ketika klub menjual pemain, mereka mencari keuntungan finansial serta mengalokasikan sumber daya untuk memperkuat posisi tertentu dalam tim yang membeli. Di sisi lain, pembelian pemain baru dimaksudkan untuk mengisi kekosongan dalam tim, meningkatkan kualitas permainan, atau merespons kebutuhan strategis klub. Tak hanya itu, reputasi, status, dan karakteristik olahraga di negara yang berbeda juga mempengaruhi transfer pemain sepakbola antara negara. OneFotball, sebuah perusahaan media sepak bola berbasis platform menyatakan bahwa pemain Skandinavia dikarakteristikkan sebagai pemain profesional dengan kemampuan fisik dan kecerdasan yang baik, sedangkan pemain dari Portugal terkenal sering menekankan penguasaan bola, permainan yang sabar, dan kemampuan menghancurkan lawan melalui pergerakan dan passing yang cerdas sehingga mendorong ketertarikan berbagai klub di Eropa. Secara keseluruhan, penjualan dan pembelian pemain dianggap sebagai upaya untuk mengelola aset klub dengan bijak, dengan tujuan mencapai kesuksesan olahraga. Transfer pemain dapat dikatakan menjadi investasi dalam bentuk aset yaitu pemain bagi klub sepakbola dengan tujuan untuk mencapai kesuksesan olahraga tersebut.

Faktor Penentu Harga Tranfer Pemain Sepak Bola

          Ketika melakukan transfer pemain, klub penjual dan pembeli selalu melakukan negosiasi. Klub penjual ingin mendapatkan harga maksimal untuk pemain mereka, yang mencakup nilai tambah bagi klub dan biaya yang dikeluarkan untuk pemain tersebut. Sementara klub pembeli ingin membayar harga serendah mungkin, yang mencerminkan nilai aktual pemain saat ini. Melalui proses tawar-menawar, harga transfer akan disepakati di antara harga tertinggi dan terendah, yang dipengaruhi oleh karakteristik pemain dan klub yang terlibat. Karakteristik pemain tersebut dapat meliputi usia, performa pemain dan posisi pemain. Semakin sukses klub tersebut dan karakteristik pemain yang bagus, maka semakin tinggi nilai transfer yang disepakati. Perilaku klub sepak bola melakukan transfer pembelian pemain berarti klub sepak bola menginvestasikan pendapatan klub saat ini dengan harapan di masa depan klub tersebut dapat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi didalam bursa transfer. Jika klub yakin bahwa pendapatan mereka akan meningkat di masa mendatang, mereka akan lebih mungkin mengalokasikan lebih banyak dana untuk mendatangkan pemain berkualitas yang menjadikan harga transfer pemain sepak bola menjadi mahal.

Kesimpulan

          Faktor utama mahalnya pemain sepak bola adalah penilaian klub terhadap pemain yang dipengaruhi oleh dampak yang diharapkan terhadap kinerja tim dan keuntungan finansial. Pembelian dan penjualan pemain bukan hanya tentang mengisi kekosongan dalam tim, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas permainan. Dengan melakukan transfer pemain berkualitas, diharapkan kinerja tim akan semakin baik dan akan meningkatkan keuntungan finansial klub. Faktor-faktor seperti usia, performa, dan posisi pemain, apakah pemain tersebut berada di posisi pemain depan, pemain tengah ataupun pemain belakang juga berperan dalam menentukan harga transfer yang akhirnya disepakati melalui proses negosiasi antara klub penjual dan pembeli. Investasi dalam transfer pemain dipandang sebagai strategi untuk mengelola aset klub dengan bijak, dengan harapan mencapai kesuksesan olahraga serta potensi pendapatan yang lebih tinggi di masa depan. Oleh karena itu, harga transfer pemain sepak bola yang tinggi seringkali mencerminkan keyakinan klub akan potensi pengembalian investasi yang menguntungkan.

 

 

Sumber:

Deloitte’s Sports Business Group. (2023). Annual Review of Football Finance 2023. https://www2.deloitte.com/uk/en/pages/sports-business-group/articles/annual-review-of-football-finance-europe.html                

Indriastuti, M. (2022). Pemain Sepakbola Sebagai Jiwa Klub dalam Mengarungi Kompetisi: Akankah Diperlakukan Sesuai dengan Standar Akuntansi? Jurnal Manajemen Olahraga, 9(1), 45-58.

Onefootball. (2022). Portugal National Team Player With The Nickname ‘The Next Cristiano Ronaldo.
https://onefootball.com/es/inicio

Onefootball. (2023). Scandinavian Players Who Have Been Top Score Champions League.
https://onefootball.com/es/inicio

Transfermarkt. (2023). Season transfers. https://www.transfermarkt.com/statistik/saisontransfers.

1 Comment

  • zoritoler imol June 13, 2024

    I’ve been surfing online more than three hours today, yet I never found any interesting article like yours. It’s pretty worth enough for me. In my view, if all web owners and bloggers made good content as you did, the net will be much more useful than ever before.

Make a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *